Jakarta, 13 Januari 2026 – Politeknik Negeri Media Kreatif menyelenggarakan kegiatan penyampaian visi, misi, dan program kerja oleh bakal calon Direktur sebagai bagian dari tahapan proses pemilihan pimpinan institusi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika untuk mengenal lebih jauh gagasan, arah kepemimpinan, serta strategi pengembangan kampus yang akan dijalankan oleh para kandidat.
Acara ini dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, perwakilan mahasiswa, serta unsur pimpinan kampus berlangsung dalam forum terbuka. Dalam forum ini, masing-masing Bakal Calon Direktur memaparkan visi kepemimpinan yang berfokus pada penguatan peran Politeknik Negeri Media Kreatif sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul di bidang industri kreatif. Adapun Bakal Calon Direktur tersebut ialah Dr. M. Yunus Fitriady, S.E.; M.M, Dr. Tipri Rose Kartika, S.E., M.M.; Dwi Riyono, S.T., M.Ak., Ph.D; dan Dr. Erlan Saefuddin, S.S., M.Hum.
Dalam pemaparannya, keempat para Bakal Calon Direktur menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri kreatif yang terus berkembang. Beberapa pembahasan antara lain penguatan akademik, pengembangan fasilitas pembelajaran, hingga inovasi-inovasi yang dibangun selama lima tahun ke depan.
Kegiatan penyampaian visi, misi, dan program kerja ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian gagasan, tetapi juga menjadi ruang dialog antara calon pimpinan dengan sivitas akademika. Melalui sesi tanya jawab, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, masukan, serta harapan terhadap masa depan Politeknik Negeri Media Kreatif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh Civitas Academica dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai arah kepemimpinan dan strategi pengembangan kampus ke depan. Proses ini sekaligus mencerminkan komitmen Politeknik Negeri Media Kreatif dalam menjalankan tata kelola institusi yang transparan, partisipatif, dan demokratis. Setelah penyampaian visi, misi, dan program kerja, selanjutnya Senat Polimedia melakukan sidang tertutup untuk menentukan tiga calon direktur terpilih melalui pemungutan suara. Tiga calon direktur terpilih ialah Dwi Riyono, S.T., M.Ak., Ph.D, Dr. M. Yunus Fitriady, S.E., M.M, dan Dr. Tipri Rose Kartika, S.E., M.M.
Pemilihan Direktur merupakan salah satu agenda strategis untuk menentukan direktur Polimedia periode 2026 – 2030. Pemilihhan Direktur ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yakni Tahapan Penjaringan, Tahapan Penyaringan, dan Tahapan Pemilihan.






Mitigating Vehicle Collisions:
Protective measures such as crash barriers, rumble strips, and speed bumps can reduce the severity of vehicle collisions and minimize damage to vehicles and infrastructure. These features serve as physical deterrents and help prevent accidents in high-risk areas.
Enhanced Infrastructure Resilience:
Incorporating protective elements into road infrastructure improves its resilience to natural disasters and extreme weather events. Features like flood barriers, reinforced embankments, and drainage systems help mitigate the impact of floods, storms, and other environmental hazards.
Promotion of Active Transportation:
By providing safe and protected routes for pedestrians and cyclists, cities encourage more people to choose active modes of transportation. This not only reduces traffic congestion and pollution but also promotes public health and well-being.
Urban Beautification:
Protective elements such as landscaped medians, aesthetically designed barriers, and decorative street furniture can enhance the visual appeal of urban roads. Thoughtful design considerations contribute to creating more attractive and livable urban environments.
Incorporating protection into road design requires collaboration between urban planners, engineers, architects, and community stakeholders. By prioritizing safety, efficiency, and resilience, cities can create road networks that serve the needs of all road users while contributing to the overall quality of urban life.
Tinggalkan Balasan